Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Kamis, 09 Februari 2012

Budaya Hidup Sehat 2


Bab XIX 
Pendidikan Kesehatan :

Budaya Hidup Sehat 2

A.  Berbagai Penyakit Menular Seksual

1. Perihal Penyakit Menular Seksual
        
Penyakit menular seksual yang disingkat PMS biasa disebut pula dengan      istilah infeksi menular seksual (IMS), penyakit kelamin, atau sexually transmitted disease (STD).Penyakit menular seksual adalah penyakit yang biasa menyerang organ-organ seksual atau organ-organ reproduksi dan seluruhnya dapat menular melalui hubungan seksual.

2. Jenis-Jenis Penyakit Menular Seksual

 Kita berusaha memahami PMS termasuk jenis-jenisnya. Dengan begitu menjadi odal untuk menghindarkan diri pribadi, keluarga, dan menularkan informasi tersebut kepada masyarakat. Selajutnya segenap masyarakat lebih waspada akan bahaya PMS. Terdapat cukup banyak jenis PMS. Beberapa jenis PMS yang berbahaya dan paling umum di masyarakat sebagai berikut.

a. AIDS

AIDS adalahpenyakit menular seksual yang mematikan. AIDS kependekn dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome, yang berarti kumpulan gejala penyakit akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh. AIDS disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficincy Virus). Pengidap HIV dalam kurun waktu 2-10 tahun belum menunjukkan gejala. Namun, pengidap tersebut dapat menularkannya kepada orang lain. Penularan HIV/AIDS melalui mekanisme sebagai berikut.
1)     
                1. Hubungan seksual dengan pengidap HIV.
     2.  Penggunaan jarum suntik yang terinfeksi virus HIV. Biasanya jenis           penularan ini terjadi pada kalangan pengguna narkoba.Selain melalui jarum  suntik, dapat pula melalui jarum tato dan jarum tindik.
3   3.Transfusi darah dengan darah yang terinfeksi virus HIV.
4   4.Seorang ibu penderita HIV kepada bayinya pad waktu hamil atau      menyusui.
         
 Saat ini AIDS menjadipenyakit yang menakutkan. Hingga sekarang belum ditemukan obat untuk menyembuhkannya.

b.Gonore (Gonorhea)
          
Penyakit gonore dikenal pula sebagai penyakit kencing nanah. Gonore merupakan penyakit kelamin yang paling sering ditemui dalam dunia kedokteran. Meskipun relative dikenal secara umum, tetapi masih banyak kasus gonore yang tidak disadari penderitanya. Apalagi penyakit gonore dapat berlangsung tanpa gejala yang jelas. Penyakit gonore disebabkan oleh bakteri, yaitu Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini dapat menginfeksi anus, lapisan dalam uretra, leher rahim, rectum, tenggorokan, dan bagian putih mata (konjungtiva). Gejala penyakit ini dapat muncul pada hari ke-3 hingga ke-5 setelah penularan. Gejala penyakit gonore yaitu rasa nyerih, merah, bengkak, dan bernanah.

c.Sifilis
            
Apakah kamu pernah dengar “raja singa”? Itu adalah nama lain dari penyakit menular seksual jenis sifilis. Penyebab penyakit ini adalah bakteri, yaitu Treponema pallidum. Bakteri ini berukuran sangat kecil dan mampu hidup hamper di seluruh bagian tubuh manusia. Penyakit sifilis dapat menjangkit pada laki-laki maupun wanita. Apabila seseorang terinfeksi bakteri penyebab sifilis, gejala-gejalanya akan muncul dalam tahap-tahap atau stadium tertentu.

Stadium satu. Tahap ini ditandai dengan timbulnya luka kemerahan dan basah pada daerah kelamin. Stadium dua. Setelah luka sembuh biasanya penderita merasakan gejala-gejala seperti terserang flu. Stadium ketiga. Pada tahap ini semua gejala penyakit akan menghilang, tetapi bakteri penyebabnya mash bergerak di seluruh tubuh. Stadium keempat.  Pada tahap ini disebut dengan sifilis tersier. Bakteri penyebab sifilis telah menyebar ke seluruh tubuh dan dapat menyerang otak, batang otak, dan tulang. Akibat yang dapat terjadi seperti pikun, gangguan keseimbangan, gangguan rasa, dan terjadi kelumpuhan. Sifilis menular melalui hubungan seksual, jarum suntik, dan transfuse darah.

d. Klamidia
          
Penyebab penyakit ini yaitu bakteri Chlamydia trachomatis. Adapun gejala pada perempuan berupa keputihan yang encer dan berwarna kekuningan, rasa nyeri pada rongga panggul, serta pendarahan setelah hubungan seksual. Pada laki-laki, gejala yang timbul berupa rasa nyeri saat kencing, dan jika terus berlanjut disertai adanya darah. Akibat terinfeksi klamidia,

e. Herpes Simplex
            
Herpes adalah penyakit yang disebabkan oleh faktor virus. Ada dua jenis virus yang menyebabkan terjadinya herpes. Pertama, virus Varicella zoster  yang menyebabkan penyakit herpes zoster. Kedua, virus herpes simplex tipe 2 (HSV-2). Gejala yang timbul akibat herpes kelamin yaitu bintil-bintil berair yang terasa nyeri disekitar kelamin. Belum ada pengobatan untuk penyakit ini. Obat-obatan yang ada hanya bersifat menghilangkan gejala-gejalanya. Herpes dapat kambuh ketika tubuh pengidap sedang lemah, stres, dan mengonsumsi makanan atau minuman beralkohol.

f. Hepatitis
         
 Hepatitis adalah penyakit peradangan atau gangguan fungsi hati yang disebabkan oleh suatu infeksi atau keracunan. Gejala yang mudah terlihat menjadi ciri seseorang terinfeksi hepatitis  adalah kulit dan selaput putih mata berubah menjadi kuning. Oleh karenanya masyarakat menyebut hepatitis biasanya dengan istilah penyakit kuning. Gejala-gejala yang terjadi pada penderita hepatitis B, anatara lain nafsu makan menuru, mual-mual, muntah, demam, nyeri, dan bengkak pada perut kanan atas, bagian putih mata menguning, kulit menguning, serta air seni berwarna seperti teh.

B. Cara Menghindari Penyakit Menular Seksual

1. Mewaspadai Faktor Pemicu Penyakit Menular Seksual
            
   Dari sisi kesehatan, berbagai penyakit menular seksual disebabkan bermacam-macam mikroorganisme (bakteri, protozoa, virus, jamur, dan lain-lain). Di sisi lain sebenarnya ada faktor-faktor yang mungkin memicu mengganasnya penyakit menular seksual. Beberapa contoh factor tersebut antara lain sebagai berikut.

 a.Pergaulan Bebas
 b.Penyalahgunaan Narkoba
  c.Kurang Menjadi Kebersihan Diri dan Lingkungan
    
2. Melakukan Berbagai Langkah Pencegahan
       
Pada umumnya penyakit menular seksual dapat diobati. Ada sebagian jenis PMS yang belum dapat diobati seperti hepatitis B, herpes simplex, dan AIDS. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Cara-cara yang relative efektif untuk pencegahan, antara lain sebagai berikut.

a.Imunisasi
b.Pendidikan dalam Keluarga
c.Sosialisasi tentang Ancaman dan Bahaya Penyakit     Menular Seksual
d.Melakukan Aktivitas/Kesibukan
e.Menjaga Kesehatan Reproduksi
          

1 komentar:

  1. maaf aku mengkopi blog mu untuk tugas adiku...terimakasih
    sukses selalu bagi pembuatnya by al adah

    BalasHapus

 
My Melody Kawaii